Ada orang yang dalam hidupnya selalu mengeluh. Sakit. Tidak punya uang. Anak nakal. Tetangga menyebalkan. Jalanan macet. Istri bawel. Suami tidak perduli. Dan ratusan alasan lain yang membuat hidupnya tidak bahagia. Bahkan ulang tahun pun seolah tak layak dirayakan, karena alih-alih bertambah usia, ulang tahun artinya setahun lebih dekat ke liang kubur.
Stop ! Hitunglah berkat !
.
Punya tempat bernaung walaupun mengontrak ? Masih bisa berjalan walau mengidap suatu penyakit ? Suami masih pulang ke rumah ? Istri masih memperhatikan anak ? Dikaruniai anak ? Punya pekerjaan ? Dapat makan walau sederhana ? Bahkan ketika jawaban anda untuk hal diatas itu tidak. Bersyukurlah ! Karena pasti ada hal lain yang layak disyukuri. Tak perduli sekecil atau sesederhana apapun.
.
Tidak sedikit perkawinan gagal karena istri terus mengeluh atau suami selalu menuntut. Karena ada banyak tuntutan mengharap kemudahan dan kesempurnaan. Namun lihatkan ke arah lain. Jika anda masih bisa membaca artikel ini, anda jauh lebih beruntung dari milyaran orang lain di dunia ini. Lihatlah pada orang-orang yang dengan keterbatasannya masih bisa terus berkarya, bahkan menjadi berkat bagi orang lain.
.
Mulailah mengucap syukur dan merayakan peristiwa dalam hidup anda. Yang terkecil sekalipun. Ketika kita menjadi orang yang positif dan bisa bersyukur, orang-orang di sekitar kita pun akan tertular. Suami akan mendapati istri penuh senyum. Istri akan mendapatkan suami yang penuh kasih. Anak-anak akan mendapatkan energi positif untuk memandang masa depannya.
.
“Hari ini telah dijadikan Tuhan. Marilah kita bersukacita.”
By: Setitik Embun

Tidak ada komentar:
Posting Komentar